Canva vs Figma: Pilihan Tepat untuk Pemula
Macstore Digital · 19 Oktober 2026
Kenapa Perbandingan Canva dan Figma Penting untuk Pemula?
Buat kamu yang baru mau terjun ke dunia desain, pilihan tool pertama sering bikin bingung. Canva dan Figma sama‑sama populer, tapi tujuan, alur kerja, dan tingkat kesulitannya berbeda. Artikel ini bakal mengurai perbedaan keduanya supaya kamu nggak salah pilih dan bisa mulai berkreasi tanpa ribet.Antarmuka dan Kemudahan Penggunaan
Canva dikenal dengan drag‑and‑drop yang hampir mirip bikin kolase foto di ponsel. Semua elemen sudah disiapkan dalam bentuk template, ikon, atau foto stock yang tinggal pilih dan edit. Kalau kamu belum pernah pakai software desain, Canva terasa seperti main game puzzle – intuitif dan tidak memaksa belajar shortcut.Figma, di sisi lain, menawarkan antarmuka yang lebih mirip Photoshop atau Sketch. Panel‑panelnya bisa dipindah‑pindah, ada layer, dan artboard yang harus di‑setup secara manual. Ini memang memberi kebebasan lebih, tapi untuk pemula berarti harus belajar navigasi dulu.
Tips: Mulai dengan template Canva yang sesuai kebutuhan (contoh: posting Instagram) untuk menguasai dasar layout sebelum beralih ke Figma.
Fitur Utama dan Kustomisasi
- Canva
- Figma
Canva lebih cocok buat konten marketing sederhana: poster, story Instagram, atau presentasi. Figma unggul untuk proyek UI/UX yang butuh detail interaksi dan tim desain yang kerja bareng secara intens.
Ketersediaan Platform dan Aksesibilitas
Canva dapat diakses lewat web, aplikasi desktop, maupun mobile (iOS & Android). Jadi kamu bisa edit di mana saja, bahkan tanpa koneksi internet (fitur offline terbatas). Figma memang berbasis web, tetapi juga ada desktop app untuk Windows dan macOS. Sayangnya, Figma memerlukan koneksi internet terus‑menerus untuk menyimpan perubahan.Jika kamu sering kerja di laptop sambil bepergian, Canva menjadi pilihan yang lebih fleksibel. Sedangkan untuk tim yang bekerja di kantor dengan jaringan stabil, Figma memberikan kontrol versi yang kuat.
Harga dan Garansi Produk
Kedua platform menawarkan versi gratis dengan batasan tertentu. Canva Pro (yang kami jual di Macstore Digital) memberikan akses ke semua template premium, brand kit, dan penyimpanan tak terbatas, bergaransi selama 30 hari. Figma memiliki paket Starter gratis, dan paket Professional yang cocok untuk tim kecil, juga bergaransi dalam hal akses layanan.Penting untuk diingat, harga resmi bisa berubah, jadi cek langsung di situs masing‑masing atau klik link produk kami untuk melihat penawaran Canva Pro terbaru.
Cara Memilih yang Tepat untuk Kamu
- Tujuan utama – Kalau fokus pada konten media sosial, pilih Canva. Kalau ingin mendesain aplikasi atau website, pilih Figma.
- Tingkat kenyamanan – Untuk yang belum pernah pakai software desain, Canva lebih ramah.
- Kolaborasi tim – Figma menyediakan editing simultan, sementara Canva hanya komentar.
- Kebutuhan offline – Canva memiliki mode offline terbatas, Figma tidak.
- Anggaran – Kedua platform punya versi gratis, tapi jika butuh fitur premium, pertimbangkan paket berlangganan yang bergaransi.
Langkah Praktis Memulai dengan Canva
- Daftar akun gratis, lalu upgrade ke Canva Pro lewat Macstore Digital.
- Pilih "Create a design" > pilih ukuran yang dibutuhkan (contoh: Instagram Post 1080x1080).
- Gunakan template yang paling mirip dengan ide kamu, klik untuk meng‑edit teks, gambar, dan warna.
- Manfaatkan Brand Kit untuk menyimpan logo, palet warna, dan font brand kamu agar konsisten.
- Setelah selesai, klik Download > pilih format PNG untuk posting sosial atau PDF untuk cetak.
Langkah Praktis Memulai dengan Figma
- Buat akun di Figma.com, pilih "New File".
- Tambahkan Frame (artboard) dengan preset device (misal iPhone 14).
- Gunakan Auto‑layout untuk membuat komponen yang responsif – tarik elemen ke dalam frame, pilih "Auto layout" di panel kanan.
- Install plugin "Unsplash" untuk menambahkan foto gratis langsung di dalam canvas.
- Buat prototipe: pilih elemen, klik "Prototype" tab, tarik koneksi ke frame tujuan, atur animasi.
- Share link ke tim, mereka bisa edit secara bersamaan.
Kesalahan Umum yang Sering Dilakukan Pemula
- Terlalu banyak font: Menggunakan lebih dari tiga jenis font bikin desain terlihat berantakan. Pilih maksimal dua font utama, satu untuk heading, satu untuk body.
- Mengabaikan grid: Baik di Canva maupun Figma, aktifkan grid atau ruler. Tanpa grid, elemen mudah tidak rata.
- Tidak menyimpan versi: Di Figma, gunakan fitur "Version History". Di Canva, duplicate file sebelum melakukan perubahan besar.
- Mengandalkan satu warna: Warna monokrom dapat membuat desain terasa flat. Tambahkan aksen warna sekunder dari palet brand.
- Lupa cek resolusi: Untuk cetak, pastikan DPI 300. Di Canva, pilih "Print PDF"; di Figma, export dengan "2x" atau "3x" untuk retina.
Pertanyaan yang sering ditanyakan (FAQ)
Apa beda utama antara Canva dan Figma?
Canva fokus pada desain grafis cepat dengan template siap pakai, sedangkan Figma adalah alat desain UI/UX berbasis vektor dengan prototyping interaktif.Saya pemula, apakah saya bisa pakai Canva Pro tanpa pengalaman desain?
Bisa. Canva Pro menyediakan template yang mudah disesuaikan, jadi kamu cukup mengganti teks, gambar, dan warna sesuai kebutuhan.Apakah Figma bisa digunakan secara offline?
Tidak sepenuhnya. Figma membutuhkan koneksi internet untuk menyimpan perubahan secara real‑time, meskipun ada mode cache terbatas.Kesimpulan
Canva dan Figma masing‑masing punya keunggulan tergantung kebutuhanmu. Untuk pemula yang ingin hasil cepat dan mudah, Canva adalah pilihan tepat. Kalau kamu berencana mendesain produk digital dengan interaksi kompleks, Figma lebih cocok. Pilih yang sesuai, lalu mulai berkreasi!Butuh akses Canva Pro dengan garansi cepat? Cek produk kami di Macstore Digital dan dapatkan akun premium siap pakai.
Artikel lainnya
- Kesalahan Umum Saat Memakai ChatGPT dan Cara Menghindarinya
- Cara Membuat Efek Reverse dan Freeze Frame di CapCut
- Gemini vs Copilot: Pilihan Tepat untuk Produktivitas Kerja
- Cara Memakai ChatGPT untuk Cari Ide Usaha Sampingan
- Cara Memakai Magic Write di Canva untuk Konten Efektif
- CapCut vs VN Editor: Pilihan Terbaik untuk Pemula?
